Friday, November 29, 2019

Emery Pergi, Vieira Diyakini Bisa Kembalikan Identitas Arsenal

Liputan6.com, London - Emmanuel Petit berharap Patrick Vieira bisa menjadi manajer Arsenal yang baru. Ia percaya mantan rekannya itu bisa mengembalikan identitas The Gunners yang hilang bersama Emery.

Arsenal secara mengejutkan memecat Emery akhir pekan ini. Padahal manajer asal Spanyol itu baru bekerja selama 1,5 tahun.

Manajemen Arsenal kecewa karena kinerja Emery tidak sesuai dengan ekspektasi. Apalagi musim panas kemarin Arsenal sudah mengeluarkan banyak uang untuk membeli pemain keinginannya.

"Ketimbang Nuno Espirito atau Mikel Arteta, saya lebih suka Vieira menjadi manajer Arsenal. Dia punya pengalaman yang cukup dan apa yang dia lakukan bersama Nice sangat impresif," ujar Petit seperti dilansir Soccerway.

"Selain itu dia akan membawa Arsenal kembali ke filosofinya. Yakni gaya bermain menyerang dan semangat klub yang hilang setelah Arsene Wenger pergi."

2 dari 3 halaman

Jadwa Liga Inggris

Jadwal Liga Inggris

Sabtu, 30 November 2019

19.30 WIB, Newcastle Vs Manchester City (Mola TV)

22.00 WIB, Burnley vs Crystal Palace (Mola TV)

22.00 WIB, Chelsea vs West Ham United (Mola TV)

22.00 WIB, Liverpool vs Brighton (Mola TV / TVRI)

22.00 WIB, Tottenham Hotspur vs Bournemouth (Mola TV)

3 dari 3 halaman

Jadwal Selanjutnya

Minggu, 1 Desember 2019

00.30 WIB, Southampton vs Watford (Mola TV)

21.00 WIB, Norwich vs Arsenal (Mola TV / TVRI)

21.00 WIB, Wolves vs Sheffield United (Mola TV)

23.30 WIB, Leicester City vs Everton (Mola TV)

23.30 WIB, Manchester United vs Aston Villa (Mola TV)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/34v3514

November 30, 2019 at 08:00AM from Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Indonesia dan Dunia - Liputan6.com https://ift.tt/34v3514
via IFTTT
Share:

Tips Menyiasati Kecanduan Gadget Terhadap Anak Menurut Muhadjir Effendy

Liputan6.com, Jakarta - Semakin berkembangnya zaman, perkembangan teknologi pun tak dapat terhindarkan. Salah satu lini teknologi yang berkembang pesat adalah gadget atau smartphone.

Kemudahan yang diberikan gadget membuat barang ini menjadi begitu penting bagi setiap orang. Tidak hanya digunakan oleh orang dewasa, gadget sekarang juga sudah menjadi salah satu barang yang digunakan oleh anak-anak.

Pada kesempatan kali ini Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia, Muhadjir Effendy, akan membagikan cara menyiasati kecanduan gadget terhadap anak.

Penasaran seperti apa? Saksikan selengkapnya di channel Indosiar hanya di Vidio.

2 dari 2 halaman

Saksikan Videonya Di Bawah ini

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2OWjANh

November 30, 2019 at 08:00AM from Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Indonesia dan Dunia - Liputan6.com https://ift.tt/2OWjANh
via IFTTT
Share:

Ilmuwan FKUI Ciptakan Aplikasi Bantu Kader Jumantik Pantau DBD

Liputan6.com, Jakarta Demam berdarah dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan yang berisiko bagi masyarakat Indonesia. Baru-baru ini, para ilmuwan dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia menciptakan aplikasi yang mampu membantu seseorang memantau penyakit tersebut.

Dua dosen dan tiga mahasiswa dari Tim Pengabdian Masyarakat FKUI menciptakan aplikasi bernama Healthpoint atau disingkat HP Kader. Dengan aplikasi ini, Kader Jumantik atau Juru Pemantau Jenik, mampu mengidentifikasi wilayah mana saja yang berisiko tinggi kasus DBD sehingga bisa melakukan upaya pencegahan.

Kader Jumantik sendiri merupakan relawan upaya pencegahan DBD dengan memberantas sarang nyamuk di wilayah RT masing-masing.

"Para kader dapat memasukkan data jumlah wadah yang diperiksa, jumlah wadah yang mengandung jentik nyamuk, dan menyertakan bukti foto wadah yang diperiksa dengan mengunggahnya ke dalam sistem aplikasi," kata dokter Levina Chandra Khoe dari Tim Pengmas FKUI dalam keterangan pers yang diterima Health Liputan6.com pada Jumat (29/11/2019).

Selama ini, proses pemantauan dilakukan secara manual dengan menggunakan kertas, sehingga tidak dapat segera terlihat area mana yang berisiko terhadap DBD.

2 dari 3 halaman

Membantu Puskesmas

Levina melanjutkan, setiap lokasi yang didatangi oleh para kader akan terekam dalam koordinat global positioning system (GPS) sehingga petugas Puskesmas, bisa mengidentifikasi area yang memilki angka bebas jentik rendah dan menindaklanjutinya.

Dalam keterangannya, Levina mengatakan bahwa aplikasi ini bisa diunduh di ponsel berbasis android.

"Dengan adanya aplikasi ini, kader dapat lebih mudah memasukkan data dan menghasilkan laporan, sementara dari sisi petugas Puskesmas, aplikasi ini akan memudahkan pemetaan wilayah yang berisiko terhadap DBD," kata Levina.

Sosialisasi terkait penggunaan aplikasi tersebut telah dilakukan pada Senin, 25 November 2019 di Kantor Lurah Bungur, Jakarta Pusat dan dihadiri 30 kader Jumantik.

Penyakit DBD sendiri berpotensi meningkat kala memasuki musim hujan. Di DKI Jakarta tahun 2018, setidaknya terdapat hingga 3.000 kasus tercatat.

3 dari 3 halaman

Simak juga Video Menarik Berikut Ini

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/34ByLlE

November 30, 2019 at 08:00AM from Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Indonesia dan Dunia - Liputan6.com https://ift.tt/34ByLlE
via IFTTT
Share:

Pembangunan Hotel di TIM Ditentang, Anies: Ada Perbedaaan Imajinasi

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menilai ada perbedaan imajinasi antara pihaknya dan para seniman yang keberatan terkait revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM).

"Soal pembangunan TIM ini kalau imajinasinya berbeda repot. Orang-orang membuat imajinasi, lalu kami yang disalahkan," kata Anies di Jakarta, Jumat 29 November 2019.

Karena imajinasi yang berbeda tersebut, kata Anies, akhirnya ada penentangan dari para seniman terkait pembangunan hotel bintang lima dan masuknya PT Jakarta Propertindo (Jakpro) sebagai pengelola kawasan budaya dan kesenian itu.

"Karena imajinasi soal TIM yang kita buat beda dengan imajinasinya (para seniman), maka itu kami disalahkan," tuturnya.

Padahal, tutur Anies, Pemprov DKI Jakarta berencana menjadikan kawasan tersebut sebagai pusat kesenian dan kebudayaan bertaraf internasional.

"Artinya apa? Yang nantinya hadir di TIM itu adalah pelaku-pelaku kebudayaan dari seluruh dunia," ujarnya.

Dengan pembangunan hotel dan wisma, kata Anies, para seniman dari berbagai belahan dunia tak perlu repot mencari penginapan bila berkunjung ke Jakarta.

"Pelaku seniman dunia itu datang ke Jakarta tidak tinggal di luar (komplek TIM), tapi bisa di dalam. Selama 24 jam di situ," kata Anies Baswedan.

2 dari 3 halaman

Penolakan Pembangunan Hotel di TIM

Pembangunan wisma berbintang lima dalam proyek revitalisasi TIM mendapat penolakan dari sejumlah pihak, termasuk DPRD DKI Jakarta.

DPRD DKI pun memangkas usulan dana Penyertaan Modal Daerah (PMD) dalam Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2020 untuk revitalisasi TIM yang awalnya sebesar Rp600 miliar menjadi hanya Rp200 miliar.

Pemotongan dana sebesar Rp 400 miliar ini pun menyebabkan PMD yang diterima oleh Jakpro untuk 2020 mendatang hanya sebesar Rp2,7 triliun dari usulan awal Rp3,1 triliun.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2OzAqm7

November 30, 2019 at 07:46AM from Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Indonesia dan Dunia - Liputan6.com https://ift.tt/2OzAqm7
via IFTTT
Share: