Tuesday, October 1, 2019

Emre Can Ingin Tinggalkan Juventus, Real Madrid Siap Menampung

Liputan6.com, Turin - Gelandang Juventus, Emre Can diberitakan akan merapat ke Real Madrid di bulan Januari nanti. Can memang sudah berniat untuk meninggalkan klubnya saat ini.

Can sejatinya masih menjadi pemain baru di Juventus. Ia bergabung dengan Si Nyonya Tua di tahun 2018 silam dengan status free transfer.

Namun baru satu tahun di Turin, pemain Jerman itu mendapatkan kenyataan pahit. Ia tidak masuk dalam rencana Maurizio Sarri dan bahkan ia tidak didaftarkan sebagai bagian dari skuat UCL Juventus.

Can sendiri diberitakan tengah meretas jalan keluar dari Juventus. Dilansir Sportsmole, Can kemungkinan besar akan bergabung dengan Real Madrid di bulan Januari nanti.

2 dari 3 halaman

Tawarkan Diri

Menurut laporan tersebut, Can melalui agennya sudah menjalin kontak dengan beberapa klub top Eropa. Salah satunya adalah Real Madrid.

Sang agen diberitakan menawarkan Can kepada Florentino Perez. Kebetulan Perez juga tertarik untuk mendatangkan Can.

Ia saat ini tengah mencari pelapis untuk Casemiro, sementara Can sendiri tidak keberatan untuk bersaing di skuat Real Madrid. Untuk itu mereka tengah menjalin komunikasi yang cukup intens.

3 dari 3 halaman

Harga Murah

Salah satu penyebab Perez tertarik merekrut Can karena mahar transfernya yang murah.

Juventus diberitakan tidak mematok harga yang mahal untuk sang gelandang. Maklum mereka mendapatkannya dengan gratisan.

Untuk itu Real Madrid hanya perlu membayar sekitar 20 juta Euro saja untuk mengamankan eks Liverpool itu.

Juventus bukan satu-satunya peminat jasa Can di bulan Januari nanti. Mantan klub Can, Bayern Munchen tertarik memulangkan sang gelandang ke Jerman.

Sumber: Sportsmole

Disadur dari Bola.net (Serafin Unus Pasi, published 1/10/2019)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2nFcm6t

October 02, 2019 at 07:45AM from Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Indonesia dan Dunia - Liputan6.com https://ift.tt/2nFcm6t
via IFTTT
Share:

Signavio Launches Real-Time Process Intelligence to Enable Fast, Insightful and Strategic Business Decisions - Business Wire

Signavio Launches Real-Time Process Intelligence to Enable Fast, Insightful and Strategic Business Decisions  Business Wire
Signavio Launches Real-Time Process Intelligence to Enable Fast, Insightful and Strategic Business Decisions - Business Wire
Read More
Share:

Google Doodle Semarakkan Hari Batik Nasional

Liputan6.com, Jakarta - Google Doodle menyemarakkan Hari Batik Nasional yang jatuh pada hari ini, Rabu (2/10/2019). Logo Google pun berubah dengan latar belakang motif batik bernuansa biru dan oranye.

Yang menarik dari Google Doodle ini adalah gambar dibuat langsung secara manual, bukan rekayasa komputer.

Google Doodle spesial Hari Batik Nasional dibuat oleh seniman Lydia Nichols menggunakan kain putih yang diwarnai dengan pigmen alami, nila, dan oranye.

Mengutip laman Google, ia belajar langsung bagaimana proses pembuatan batik. Lilin dioleskan langsung ke kain muslin.

Kemudian, Lydia mencelupkan kain ke air yang telah diberikan osage oranye sehingga memunculkan warna kuning muda.

2 dari 2 halaman

Lapisan Lilin Kedua

Lydia kembali melapisi kain dengan lilin menggunakan tjanting dan diberikan pewarna indigo. Karena proses oksidasi, warna kain yang tadinya hijau menjadi biru.

Setelah semua aplikasi lilin dan sekarat selesai, kain direbus untuk menghilangkan lilin yang menempel.

Setelah lilin naik dan mengeras, bisa langsung dihilangkan, dan kain bisa digantung hingga kering.

(Isk/Ysl) 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2onDvuY

October 02, 2019 at 07:42AM from Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Indonesia dan Dunia - Liputan6.com https://ift.tt/2onDvuY
via IFTTT
Share:

Data Manufaktur AS Melemah, Harga Emas Kembali Melambung

Liputan6.com, Jakarta - Harga emas naik pada perdagangan Selasa, berbalik arah dari sesi sebelumnya ketika menyentuh level terendah dalam dua bulan. Kenaikan harga emas ini terjadi karena dolar AS tertekan setelah data manufaktur AS melemah.

Dengan pelemahan data ekonomi tersebut maka mendorong persepsi dari pelaku pasar bahwa kemungkinan besar Bank Sentral AS atau the Federal Reserve (the Fed) akan memangkas suku bunga.

Mengutip CNBC, Rabu (2/10/2019), harga emas di pasar spot naik 0,7 persen menjadi USD 1.482,28 per ounce, setelah menentuh level terendah sejak 6 Agustus di USD 1.458,50 per ounce. Sedangkan harga emas berjangka AS naik 1,1 persen ke level USD 1.488,30 per ounce.

Sektor manufaktur AS mengalami kontraksi pada September ke level terlemah dalam lebih dari satu dekade karena kondisi bisnis semakin memburuk di tengah ketegangan perang dagang dengan China.

"Ini menunjukkan mungkin ada koreksi signifikan dalam perekonomian dan pelaku pasar akan kembali ke instrumen lindung nilai sekarang," kata Phillip Streible, analis senior di RJO Futures.

"Data yang lebih lemah ini mungkin mendukung penurunan suku bunga Fed lagi dan sebagai hasilnya, harga emas mungkin mendapatkan bonus bergerak ke level yang lebih tinggi," katanya.

Pasar saham AS berubah terbakar dan dolar AS memangkas keuntungan setelah data manufaktur tersebut keluar. Sementara itu, imbal hasil surat utang atau obligasi AS, jatuh ke posisi terendah.

Namun, harga emas telah kehilangan hampir USD 100 sejak mencapai puncak di USD 1.557 per ounce pada awal September, sebagian besar karena kekuatan dolar AS.

2 dari 3 halaman

Perdagangan Sebelumnya

Harga berbagai logam mulia pada perdagangan Senin (30/9) merosot tajam. Harga emas turun hampir 2 persen. Hal ini menunjukkan tren penurunan dalam satu bulan terakhir.

Merosotnya harga emas ini dipicu oleh semakin kuatnya Dolar AS akibat geopolitik AS yang dianggap mulai lancar. 

Dikutip Liputan6.com dari laman CNBC, Selasa (1/10/2019), Harga emas merosot 1,8 persen menjadi USD 1,469.61 setelah dolar mencapai penguatan tertinggi. Ini sekaligus menjadikan Dolar lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.

Sebelumnya, harga emas sempat turun sekitar 2 persen ke level terendah sejak 6 Agustus di USD 1,465.90. Namun untuk kuartal ini, emas telah meningkat lebih dari 4 persen.

"Emas dan perak terus menurun terhadap dolar yang sedikit menguat dan lanskap geopolitik yang relatif lancar," kata analis INTL FCStone Edward Meir dalam sebuah catatan.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan berikut ini:

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2nF0mlr

October 02, 2019 at 07:30AM from Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Indonesia dan Dunia - Liputan6.com https://ift.tt/2nF0mlr
via IFTTT
Share:

MU Dapat Kabar Buruk di Awal Oktober 2019

Liputan6.com, Manchester- Manchester United (MU) mendapat kabar kurang menyenangkan di awal Oktober 2019. Bek Eric Bailly kemungkinan harus absen membela Setan Merah lebih lama lagi.

Pemain asal Pantai Gading ini mengalami cedera lutut pada pramusim lalu. Dia terkena cedera tersebut saat MU melawan Tottenham Hotspur. Bailly harus naik meja operasi.

Awalnya pemuda 25 tahun itu diperkirakan akan bisa kembali sesuai perkiraan yakni pada awal November 2019. Namun rupanya Bailly harus menunggu lebih lama untuk bisa membela MU lagi.

Menurut laporan Daily Mail, eks pemain Villareal itu proses pemulihan lebih lama dari perkiraan awal. MU kini khawatir Bailly bakal absen hingga pergantian tahun.

Bila Bailly harus mengakhiri tahun 2019 lebih awal, tentu akan memusingkan pelatih Ole Gunnar Solskjaer. Lini belakang MU cukup keropos di awal musim ini.

2 dari 3 halaman

Rapuh

Meski sudah membeli bek baru, Aaron Wan-Bissaka dan Harry Maguire, MU terpuruk di papan tengah klasemen Liga Inggris dengan baru mendapat sembilan poin dari tujuh pertandingan.

Pertahanan MU tidak cukup baik. Mereka kemasukkan tujuh gol dari tujuh pertandingan. MU bahkan kemasukkan satu gol sehingga dipaksa bermain sampai adu penalti saat menghadapi klub kasta ketiga Rochdale di Piala Liga Inggris

3 dari 3 halaman

Klasemen Liga Inggris

Simak klasemen lengkap Liga Inggris musim 2019-2020 di sini.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2nEZs8x

October 02, 2019 at 07:30AM from Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Indonesia dan Dunia - Liputan6.com https://ift.tt/2nEZs8x
via IFTTT
Share: